SABHATANSA (8/4) – SMAN 7 Kota Malang atau yang akrab disapa Sabhatansa, kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu pelopor sekolah berwawasan lingkungan di Malang Raya. Sebagai penyandang predikat Adiwiyata Mandiri, sekolah ini terus konsisten mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam napas pendidikan sehari-hari.Puncaknya, pada Rabu (8/4/2026), Kebun Sabhatansa menjadi saksi keberhasilan kolaborasi warga sekolah melalui gelaran Panen Raya komoditas sayuran dan hidroponik.

Panen Melimpah di Tengah Sekolah

Dalam kegiatan ini, sektor sayuran dan hidroponik menjadi primadona. Di bawah langit cerah Kota Malang, para siswa dan pembina berhasil memanen komoditas segar unggulan, di antaranya:

  • Kangkung: Hijau dan segar, siap konsumsi.
  • Terong: Ungu ranum dengan kualitas premium.

Tak hanya itu, beberapa komoditas lain terpantau menunjukkan progres yang sangat baik. Tanaman tomat dan cabai sudah mulai berbuah meski belum siap edar, sementara tanaman pakcoy terlihat mulai berkembang pesat di instalasi hidroponik.

Dukungan Penuh Manajemen Sekolah

Kepala SMAN 7 Kota Malang, Bapak Lilik Rukisworo, S.Pd., M.M., turun langsung meninjau sekaligus mendampingi Bapak/Ibu pembina Adiwiyata serta para pengurus dalam proses pemetikan hasil bumi tersebut. Kehadiran beliau menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung penuh regenerasi petani muda dan kesadaran ekologis.

Kegiatan ini bukan sekadar urusan bercocok tanam, melainkan proses edukasi karakter agar siswa mencintai bumi dan memahami kemandirian pangan,” ujar perwakilan tim pembina Adiwiyata.

Antusiasme Tinggi: Ludes dalam Satu Jam

Hasil jerih payah warga sekolah ini pun langsung diserbu oleh warga Sabhatansa. Dengan harga yang sangat terjangkau—Rp3.000 untuk satu ikat kangkung dan kisaran Rp3.000 hingga Rp5.000 untuk terong—dagangan tersebut habis tak bersisa. Terbukti, dalam kurun waktu kurang dari satu jam, seluruh stok hasil panen ludes terjual.

Fokus Bidang Adiwiyata di SMAN 7 Kota Malang

Sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri, Sabhatansa tidak hanya berfokus pada kebun, namun memiliki ekosistem lingkungan yang komprehensif. Berikut adalah bidang-bidang utama yang menjadi fokus pembinaan: (def)

Bidang Fokus Deskripsi Kegiatan
Kompos & Daur Ulang Pengolahan sampah organik menjadi pupuk nutrisi tanaman.
Hidroponik & Sayuran Pemanfaatan lahan sekolah untuk ketahanan pangan mandiri.
Green House Pusat pembibitan dan pelestarian aneka ragam flora.
Recycle Kreativitas mengolah limbah menjadi barang bernilai guna.
Eco Mapping Pemetaan titik lingkungan untuk efisiensi sumber daya.
K2 (Kebersihan & Keindahan) Penjagaan estetika dan sanitasi lingkungan sekolah.