
Mulai tanggal 9 Februari 2026 lalu, 3 (tiga) Mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Malang, menjalankan Program Asistensi Mengajar di SMA Negeri 7 Kota Malang, atau yang biasa disebut sebagai “Sabhatansa”. Perjalanan ini dipandu oleh Bapak Galang selaku “Guru Pamong” dan guru-guru BK Sabhatansa lainnya seperti Pak Muja, Bu Icha, Bu Muna, dan Bu Elina. Menjalani rutinitas sebagai asisten mengajar kegiatan BK, mulai dari pemberian layanan Bimbingan (Klasikal dan Kelompok) hingga layanan Konseling (Individu dan Kelompok) sesuai dengan kebutuhan siswa.
Tak hanya itu, Mahasiswa Program Asistensi Mengajar BK UM 2026 menyerahkan kenang- kenangan sekaligus bukti kerja sama antara Universtias Negeri Malang dan SMA Negeri 7 Kota Malang. Berupa media unik nan kreatif yang bermanfaat dan dapat digunakan selama pemberian layanan bimbingan di sekolah berlangsung, baik itu secara berkelompok maupun klasikal.
Media bernama Fish Box “Talk to Me”, dengan detail penampilan kardus menarik, unik, dan kreatif yang berisikan bola-bola serta mainan ikan yang telah diberikan nomor. Nomor-nomor tersebut merujuk pada kartu yang bernomor pula, dengan berisikan instruksi-instruksi yang beragam dan anti-mainstream.
![]() |
![]() |
![]() |
Instruksi tersebut berkaitan dengan hal-hal yang bisa melatih pengekspresian emosi dengan berbagai situasi yang ada. Kelak, siswa yang mendapatkan kartu tersebut, memperagakan apa yang diinstruksikan dalam kartu. Tak hanya itu, ketika permainan berlangsung, terdapat peran-peran yang perlu dimiliki siswa, seperti pemain (pengambil dan pembaca instruksi), Pemeran (peraga instruksi yang dibacakan pemain), dan notulen/observer sebagai pengamat permainan. Dipadukan dengan alunan permainan “Kotak Pos” sebagai penentu giliran yang akan bermain.
![]() |
![]() |
Berkaitan dengan penggunaan media ini, siswa tampak antusias dengan kegiatan yang mahasiswa berikan pada hari itu. Siswa tampak tidak sabar untuk melihat kejutan macam- macam instruksi anti-mainstream yang ada pada kartu dan turut tertawa, bersenang-senang dan bergembira bersama, bahkan ingin melanjutkan permainan terus menerus walau bel masuk kelas sudah berbunyi.
Beberapa diantara mereka ketika para mahasiswa menanyakan bagaimana kesan selama bermain tadi, dengan teriakan antusiasnya mereka berkata:
“Seru bu! Pengen main terus ikan ini terus biar tau cara mengekspresikan perasaan”
“Asik bu! Kita jadi ada waktu relaks di tengah-tengah kegiatan sekolah”
“Gamenya seru banget, kita jadi belajar untuk bisa lebih mengekspresikan diri tanpa takut dan malu, karena perasaan kita ini valid!”
“Ini gak bisa lebih lama lagi ya bu mainnya? Mau main sampai selesai bu!”
Dengan keantusiasan tersebut, bisa terlihat bahwa permainan dengan media BK Fish Box “Talk to Me” yang dibuat oleh para mahasiswa Program Asistensi Mengajar BK UM 2026 ini cukup menyenangkan dan sangat memungkinkan untuk menjadi inovasi dalam pembelajaran BK di SMA Negeri 7 Kota Malang yang menyenangkan di kemudian hari. Maka, Melalui kenang- kenangan ini, mahasiswa berharap media ini dapat dimanfaatkan secara berkala untuk pelaksanaan kegiatan bimbingan di Sabhatansa ke depannya.









