
Sabhatansa (5/4) – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, SMAN 7 Kota Malang menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara sekolah setempat. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dan XI, serta jajaran guru dan tenaga kependidikan.

Bertindak selaku pembina upacara adalah Drs. Suharto, M.Pd., yang dalam amanatnya menyampaikan esensi Hardiknas sebagai momentum untuk merefleksikan kemajuan pendidikan nasional. Beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk terus meneladani semangat Ki Hajar Dewantara, yaitu menuntun segala kodrat alam dan zaman agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
Salah satu keistimewaan upacara tahun ini adalah penampilan para guru dan staf yang kompak menggunakan pakaian adat tradisional. Hal ini menjadi simbol keberagaman budaya yang menjadi kekuatan pendidikan nasional. Sementara itu, seluruh murid kelas X dan XI mengenakan seragam putih abu-abu lengkap dengan topi dan dasi, menciptakan pemandangan yang rapi dan penuh semangat.

Petugas upacara berasal dari perwakilan anggota Paskibra dan OSIS yang telah berlatih intensif selama sepekan. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, mulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga menyanyikan lagu wajib nasional. Suasana semakin khidmat saat pembina upacara memimpin doa untuk para pahlawan pendidikan.
Kepala SMAN 7 Kota Malang, Bapak Lilik Rukisworo, S.Pd., M.M., yang turut hadir, menambahkan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini dirancang untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa. Dengan terselenggaranya upacara ini, SMAN 7 Kota Malang berharap semangat Hardiknas terus menyala, mendorong peningkatan mutu pendidikan, serta memperkuat profil pelajar Pancasila di kalangan generasi muda. (def)





