September 26, 2022

Jumat Berseri SMAN 7 Malang Ajak Siswa, Guru dan Karyawan Minum Susu Bersama

SABHATANSA – Pemandangan tak biasa terlihat di halaman SMAN 7 Malang Jumat (5/8) pagi. Jika rutinitas siswa, guru dan karyawan lalu lalang dari pusat parkir ke ruangan masing-masing berbeda dengan Jumat ini. Sejak pagi mulai pukul 07.30 sudah tampak puluhan bahkan ratusan siswa antre dengan memegang gelas kertas. “Hari ini kita sengaja menyediakan susu segar untuk siswa, guru dan karyawan, ” kata Kepala SMAN 7 Malang Dr. Basuki Agus Priyana Putra, M.Pd.
Melalui program Minum Susu Bersama Keluarga Besar Sabhatansa inilah pihak sekolah ingin memberikan edukasi kepada seluruh civitas akademika SMAN 7 Malang. Bahwa seluruh aktivitas harus dimulai dengan kebersamaan dan tentunya memiliki bekal gizi yang cukup. “Lebih dari itu, ada nilai yang ingin kami sampaikan. Kami ingin mengajak seluruh keluarga besar SMAN 7 Malang menjaga kesehatan terlebih menjaga salat subuhnya karena harus datang pagi-pagi jika ingin kebagian susu segar, ” tambah kepala sekolah kelahiran Tulungagung ini.
Pihak sekolah memang menyediakan 500 cup susu segar untuk diminum bersama-sama. Sedangkan jumlah guru dan karyawan mencapai 130 dan siswa 1100 lebih. “Sehingga pada hari kamis kami umumkan yang datang kesiangan harus ikhlas tidak kebagian susu hangat,” guraunya saat menyambut kedatangan siswa.
Ke depan, lanjut Basuki pihak sekolah ingin rangakaian program “Jumat Berseri” ini berlangsung rutin minimal setiap dua kali dalam satu bulan. Tentunya tidak hanya menu susu segar yang akak disediakan. “Kami merencakan telur ayam kampung rebus atau telur puyuh. Nanti kami konsultasi kepada tim kesehatan menu yang memiliki kandungan gizi tinggi, ” pungkasnya.
Sementara itu, Ahmad Hasan Zuhri salah satu siswa kelas XII mengaku sangat senang dengan program ini. Dia termasuk salah satu siswa yang ikut minum susu bersama-sama. “Alhamdulillah kebagian susu hangat. Semoga minggu depan persediaannya lebih banyak sehingga kami bisa minum tidak hanya satu siswa satu gelas, ” celetuknya.