1.       Juara 1 Drakolah Award se-Jatim

Salah satu ekskul unggulan SMAN 7 Malang ini, tidak henti-hentinya mengukir prestasi. Tanggal 6 September 2014, Teater Keong berhasil meraih Juara 1 Drakolah Award se-Jatim. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim UPT Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan ini, diikuti oleh tim teater SMA/SMK se-Jatim.

 

Dalam proses seleksi, masing-masing tim harus mengumpulkan  hasil rekaman audiovisual  untuk ditampilkan di youtube. Dari ratusan tim yang diseleksi, terpilih 8 besar tim yang lolos tahap final. Salah satunya adalah Tim Teater Keong SMAN 7 Malang.

Dengan penuh semangat mereka mempersiapkan diri, berlatih serius selama hampir satu bulan. Di bawah arahan sang sutradara, Bayu Hari Murti, mereka berlatih mementaskan naskah dengan judul “Orang-orang Kampung Tulusrejo”.  Naskah tersebut mengangkat sebuah kritik sosial tentang ketulusan seseorang dalam membantu sesama. Pemain yang terlibat dalam pementasan kali ini adalah Rani Atiq Imani, Raffi Rahman, Hokhi Coriansyah, Aulia Maghfiraa, M. Tri Lutfiah, Revi Tiara Z., M. Agil Maulana, Rifqi Taqiyudin H., Remizar Fahrezy, dan Alexander Dewa.

Pada acara final, yang diselenggarakan di RRI Surabaya, Tim Teater Keong tampil sangat mengesankan. Didukung beberapa pemain music dan 3 orang kru, mereka mampu meraih nilai tertinggi. SELAMAT….!!

 

 

 

2.      Juara Umum Festival Teater Universitas Kanjuruhan se-Jatim

 

Ungkapan “September Ceria” tampaknya sesuai untuk menggambarkan prestasi Tim Teater Keong SMAN 7 Malang. Di bulan September ini, mereka mampu mengharumkan kembali nama SABHATANSA.  Juara Umum berhasil disabet oleh tim teater kebanggaan SMAN 7 Malang dalam festival yang diikuti oleh tim Teater SMA/SMK se-Jatim.

Dengan bimbingan dan arahan sutradara, Bayu Krisna Murti, Tim Teater Keong menampilkan drama berjudul “Orang-orang Kampung Tulusrejo”. Dengan komposisi 10 aktor/aktris (Rani Atiq Imani, Raffi Rahman, Hokhi Coriansyah, Aulia Maghfiraa, M. Tri Lutfiah, Revi Tiara Z., M. Agil Maulana, Rifqi Taqiyudin H., Remizar Fahrezy, dan Alexander Dewa) dan 3 orang kru serta beberapa pemusik, mereka tampil optimal dalam festival yang diselenggarakan oleh HMJ Sastra Indonesia Universitas Kanjuruhan Malang.

 

 

3.      Juara 1 Festival Kesejarahan se-Jatim

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, beberapa waktu lalu menyelenggarakan lomba penulisan naskah sejarah.  Naskah sejarah yang berhasil masuk final (10 besar) harus divisualisasikan. Tim Teater Keong mendapat kehormatan untuk memvisualisasikan salah satu naskah , yaitu naskah yang berjudul “Dawuhan Dang Atu Pu Sahitya”.

Naskah tersebut mengangkat sejarah sebuah desa di Malang selatan yang terkenal akan kemakmurannya. Namun, suatu hari desa tersebut mengalami kekeringan yang terus-menerus. Rakyat pun mengadu kepada kepala desa yang bernama Dang Atu Pu Sahitya. Kepala desa lantas mendatangi sebuah kerajaan baru, pindahan dari Mataram, untuk menemui Raja. Raja bersedia memberikan bantuan berupa material dan tenaga untuk membangun bendungan di desa tersebut  asalkan Dang Atu Pu Sahitya memperkenalkan raja ke rakyatnya. Permintaan raja disetujui oleh Dang Atu Pu Sahitya.

Setelah naskah tersebut diubah ke dalam bentuk naskah drama, tim Teater Keong dibawah asuhan Bayu Krisna Murti, mulai berlatih intensif. Tujuh anggota Teater Keong yang terpilih sebagai actor dan aktris antara lain  Rani Atiq Imani, Raffi Rahman, Hokhi Coriansyah, Revi Tiara Z.,  Rifqi Taqiyudin H., Valentina Putri J, dan Alexander Dewa.

Di Grand City Surabaya, 14 Oktober 2014,  naskah karya Rakaihino mampu divisualisasikan Tim Teater Keong dengan baik. Setting dan property yang disiapkan oleh kru sangat mendukung penampilan mereka. Juara 1 pun berhasil diraih oleh Tim Teater Keong.  Selamat…!!!

 

 

4.      Festival Penulisan Naskah dan Fragmen Budi Pekerti

                Tiga gelar terbaik berhasil direngkuh oleh Tim Teater Keong SMAN 7 Malang dalam Festival Penulisan Naskah dan Fragmen Budi Pekerti Tingkat Provinsi yang diselenggarakan pada tanggal 27 November 2014 di pendopo Dinas Pendidikan Jawa Timur.. Gelar tersebut antara lain actor terbaik (Rafi Rahman, XI IPS), Penyaji terbaik, dan sutradara terbaik  (Bayu Krisna Murti).  

                Naskah berjudul “ Gak Ilok” mampu dipentaskan dengan baik oleh 7 aktor dan aktris Tim Teater Keong (Rani Atiq Imani, Raffi Rahman, Hokhi Coriansyah,  Revi Tiara Z., M. Agil Maulana, Rifqi Taqiyudin H.,Fitria Michelia Alba),dengan dukungan 6 pemusik dan 3 orang kru. Naskah ini bercerita tentang 3 gadis cantik yang berperilaku tidak sopan terhadap kakaknya. Kakak mereka memang buruk rupa tetapi baik hati. Suatu hari ada sayembara yang diadakan oleh Kerajaan Majapahit. Raja Jayanegara sedang mencari pendamping hidup. Saat Raja mendatangi desa ketiga gadis tersebut, ternyata wajah raja buruk rupa. Ketiga gadis cantik tidak mau dipilih dan menyamar sebagai gadis cacat, jelek dan berpenyakit.  Ketika merka keluar dengan penyamarannya, tiba-tiba wajah raja berubah menjadi sangat tampan. Mereka pun menyesal. Apalagi, raja akhirnya memilih kakak mereka yang jujur, baik hati, dan buruk rupa sebagai permaisurinya.